Memiliki dasar perairan yang landai dengan patch reef terutama di bagian selatan dan timur, serta curam pada bagian utara dan bagian barat pulau menjadi keunikan pulau Satonda, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Tak hanya itu, di lokasi ini juga menyimpan kekayaan terumbu karang yang telah ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam Laut (TWAL) pada tahun 1999 oleh Menteri Kehutanan dan Perkebunan.
Adanya potensi yang dimiliki rasanya tepat jika kawasan ini menjadi tujuan destinasi wisata yang menarik. Salah satunya yang diungkapkan oleh Fahad Attamimi seorang angler lokal yang baru saja menaklukan GT di spot Pulau Satonda. Beliau yang memiliki usaha madu menceritakan potensi di perairan Satonda sangat menjanjikan bagi pemancing, tak jarang monster pun didapatkan. Nah ingin tahu kelanjutan ceritanya? Yuk simak obrolannya dengan redaksi.
Mengawali dengan suasana pagi hari pukul 07.00 dengan aroma lautan di Pulau Satonda, berangkatlah Cristian dan Fahad Attamimi dari pelabuhan Calabai menggunakan perahu karet. Tak membutuhkan waktu lama, hanya sekitar 25 menit perjalanan, sampailah di titik spot. Tak perlu membutuhkan peralatan yang banyak, cukup mengetahui teknik dan target ikan apa diinginkan menjadi modal trip kali ini.
Alunan dan perairan yang tenang rasanya tidak terlalu sulit untuk mencelupkan umpan yang akan digunakan. Bagi Fahad Attamimi, ini bukan pertama kalinya memasuki area Satonda, dengan feeling beliau mulai melemparkan umpan. Biasanya untuk menggoda Giant Travelly, saya memilih lokasi di sekitar karang-karang di pinggir pulau.
Sensasi Giant Travelly Pulau Satonda, NTB
Target saya kali ini menggunakan teknik popping dan casting, segera popper 80 gram saya lemparkan. Menit pertama, belum ada tanda-tanda dari sang predator. Di lemparan keempat ternyata beruntung, strike pertama yang di tunggu pun datang. Segera dengan senangnya, saya pun meladeni perlawanan GT. Reel Biomaster PE 5 pun berderit memutar, drag pun saya putar full. Tak mau mengalah, ikan berenang kesana-kemari. Karena menggunakan perahu rubber saya pun khawatir dan sedikit terkendala.
Namun ini bukan pertama kalinya, kekuatan lader 70 lbs pun mampu mengalahkan sang monter laut yang terkenal dengan kekuatan tubuhnya yang sangat besar. Salah satu ciri khas ikan ini yaitu saat terpancing dia akan berusaha memiringkan tubuhnya dan terus berenang di balik karang untuk menggesekan senar sehingga akhirnya terputus.
Setelah dia mulai kelelahan, sang kapten pun mengangkat ikan besar ini untuk diabadikan. Nah ternyata ikan yang landed cukup besar dan berat untuk diangkat. Sungguh beruntung bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Tak cukup berpuas diri, ingin mencoba teknik lain. Casting langsung diterapkan.
Yeay sekali mencoba langsung berhasil, memang berbeda pada strike pertama, namun sensasinya cukup membuat jantung dag-dig-dug. Seekor GT kembali berhasil di taklukan. Sungguh spot yang idel untuk merasakan monster GT. Rasanya tak salah jika para mania mencoba spot Pulau Satonda.
Sensasi Giant Travelly Pulau Satonda, NTB
source : mancingmania.com
