Kalawai Senjata Tradisional Khas Papua untuk Berburu Ikan

FB_IMG_1507249740759

Kalawai Senjata Tradisional Khas Papua untuk Berburu Ikan

 

 

Tanah Papua menyimpan banyak sekali pesona dan keindahan, baik alam, adat istiadat dan tradisi budaya serta sejumlah hal unik lainnya. Salah satu hal unik tersebut adalah senjata tradisional.

Kalawai adalah salah satu senjata tradisional khas daerah Papua yang digunakan untuk berburu ikan sejak zaman dahulu.Hingga kini kegunaannya masih tetap dipertahankan oleh para nelayan tradisional di Papua.

Kalawai mempunyai fungsi yang berbeda dengan Tombak, Kalawai digunakan oleh para nelayan saat mencari ikan, gurita, teripang, dan lain sebagainya yang berada di laut atau di air yang dangkal, atau air surut (Meti bahasa Papua).

Biasa disebut warga Papua dengan nama Balobe, atau juga mencari ikan saat air surut. Sementara Tombak umumnya digunakan untuk berburu di hutan dan yang paling umum adalah berperang.

Bentuk Kalawai sendiri hampir mirip seperti tombak, namun bentuk Kalawai sendiri biasanya pegangannya terbuat dari buluh (bambu), ataupun kayu, yang lebih panjang dari tombak, ujung bambu tersebut kemudian diberi besi tajam.

Besi stainless tersebut harus lebih dari satu, dan diikat melingkari buluh tersebut. Biasanya besi kalawai terdiri dari besi yang diasah sampai menjadi tajam.

Dari bentuknya, Kalawai berbeda dengan tombak. Jika tombak umumnya bermata 1, kalawai umumnya bermata 3 dan mirip dengan Trisula. Bahkan ada juga nelayan yang membuat mata Kalawai dengan 4-5 mata besi yang tajam.

Kata “Kalawai” berasal dari bahasa Maluku yang terdiri dari dua suku kata yakni, Kala artinya Tikam dan Wai, artinya AIR. Sehingga jika diartikan secara etimologis kata “Kalawai” memiliki pengertian “Tikam Air”.

Dari pengertian diatas maka sudah sangat jelas kalau Kalawai merupakan alat atau senjata tajam yang biasanya dipergunakan di dalam air untuk menangkap ikan, gurita, teripang dan sebagainya oleh nelayan di Papua.

Menggunakan Kalawai bagi nelayan di pesisir kepulauan di Papua sudah ada sejak turun temurun, dan hingga kini senjata tradisional tersebut masih dipertahankan kegunaannya. Dengan menggunakan Kalawai ,juga tidak asal digunakan, di mana para nelayan biasanya menggunakan Kalawai dengan berbagai ukuran.

Kalawai ukuran kecil biasanya hanya untuk mencari ikan di sekitar bibir pantai saat air surut. Sedangkan Kalawai ukuran besar atau mata Kalawai besar digunakan nelayan saat memancing ikan dan untuk menangkap ikan berukuran besar.

Source:mancingmania.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Main Menu