10 Cara Budidaya Ikan Arwana untuk Pemula

Cara budidaya ikan arwana tergolong tidak mudah. Anda harus memperhatikan area pemeliharaannya yang bisa berupa kolam maupun akuarium yang cukup luas. Untuk budidaya ikan arwana dalam jumlah yang banyak maka sebaiknya Anda menggunakan kolam yang luas dan berbatu karena ikan ini suka dengan habitat berbatu layaknya laut. Namun Anda tidak usah bersedih jika rumah Anda atau lokasi untuk memelihara ikan ini tidak terlalu luas, Anda tetap bisa menggunakan akuarium.

 

Berikut ini adalah sepuluh cara budidaya ikan arwana dengan mudah dan benar.

1. Menata Tempat Penangkaran

Hal yang tetap perlu Anda perhatikan adalah Anda harus menata akuarium seperti kolam dengan banyak batu agar ikan arwana Anda betah dan bertahan lama. Ikan yang tidak betah hidup di tempatnya berada dapat menyebabkan ikan tersebut mati atau tidak mau berkembang biak. Jika hal itu terjadi maka Anda yang akan merugi. Sudah mengeluarkan banyak uang namun tidak ada hasilnya.

2. Menjaga Ph Air 

Hal lain yang harus Anda perhatikan dalam memelihara ikan arwana adalah karakter air di kolam atau akuarium harus selalu jernih dan usahakan air terus mengalir. Dengan demikian, Anda harus membuat filter untuk kolam maupun akuarium Anda. Anda juga harus selalu menjaga kadar Ph dalam air yaitu 6 atau 7, jangan lebih atau kurang karena tidak baik untuk ikan arwana.

3. Memperhatikan Suhu Air

Untuk temperature atau suhu , usahakan suhunya stabil antara 26 hingga 30 derajat celcius. Ikan ini suka dengan cahaya sehingga Anda harus menerangi akuarium atau kolam jika lokasinya tertutup atau terhalang matahari. Namun jangan keliru, ikan ini juga tidak bisa hidup di bawah sinar matahari langsung, ikan ini hanya butuh cahaya secukupnya yaitu tidak gelap atau tidak terlalu terang.

Untuk budidaya ikan arwana dengan akuarium maka Anda harus menyediakan beberapa akuarium karena ikan arwana dewasa yang berukuran besar tidak bisa ditempatkan dalam satu akuarium. Metode budidaya dengan akuarium ini membutuhkan peralatan yang lengkap seperti alat pengatur suhu, oksigen pembuat gelembung, dan sirkulasi air agar selalu mengalir.

4. Jika Memelihara Ikan Arwana di dalam Kolam 

Sedangkan untuk budidaya dengan media kolam maka Anda juga harus menyediakan kolam yang luas agar bisa menampung beberapa induk arwana untuk dikembangbiakan. Kolam yang luas membuat pergerakan ikan arwana besar menjadi lebih mudah dan fleksibel. Anda juga dapat mengombinasikan budidaya ikan arwana antara kolam dengan akuarium. Anda bisa memilih induk yang telah dirawat di akuarium kemudian Anda bisa memindahkan ikan arwana tersebut ke dalam kolam.

5. Memilih Jenis Ikan 

Setelah menyediakan area untuk memelihara ikan arwana, mungkin Anda masih bingung untuk memilih jenis ikan yang Anda akan pelihara. Jenis ikan arwana memang cukup banyak, Anda tidak boleh salah pilih. Jika Anda memiliki modal cukup besar dan menginginkan keuntungan yang besar pula maka Anda wajib memilih arwana super red karena harga super red ini tinggi yaitu untuk ikan dewasa bisa mencapai 5 juta rupiah per ekor sedangkan bibit per ekor bisa mencapai 1 juta rupiah.

6. Pembesaran Benih 

Selanjutnya untuk pembesaran benih, Anda harus menunggu sampai berukuran 12 cm. Untuk benih yang masih kecil berukuran sekitar 1 cm dapat diberi makan cacing pita. Jika seekor ikan sudah mulai dewasa dan berukuran sekitar 12 cm, maka Anda harus memisahkan ikan tersebut dari  ikan-ikan kecil atau anak-anak ikan karena arwana jenis ikan pemakan segalanya tanpa memedulikan itu anaknya sendiri.

Sehingga jika Anda ingin memiliki ikan peliharaan yang banyak maka Anda harus segera mencegah terjadinya ikan dewasa memangsa ikan anakan.

7. Mempelajari Karakter Ikan 

Setelah Anda memindahkan ikan arwana yang masih kecil maka ikan itu dapat dipelihara sampai berukuran 25 hingga 40 cm. ikan arwana berukuran seperti itu yang paling dicari oleh para peminat ikan ini. Karena ikan remaja berkarakter agresif dan gesit sehingga ikan remaja dengan ukuran seperti ini sangat disukai. Untuk menghasilkan warna ikan yang lebih alami, Anda dapat menjemur ikan arwana pada pagi hari karena sinar matahari pagi sangat baik untuk membentuk warna alami yang cemerlang.

8. Proses Memelihara 

Layaknya manusia, jika ibu atau induknya baik maka keturunan yang dihasilkan pun baik. Proses pembesaran ikan dapat dilakukan dengan memberi makanan dengan ukuran cukup besar atau obat yang memiliki zat pemicu pertumbuhan yang banyak dijual di pasaran. Hal penting yang harus Anda perhatikan adalah proses panen ikan ini. Anda harus berhati-hati saat memanen ikan karena penting untuk menjaga kondisi ikan arwana tidak cacat atau terluka sehingga harganya tetap tinggi di pasaran.

9. Pakan Ikan 

Untuk pakan atau makanan yang diberikan untuk ikan arwana ini harus berupa gabungan pellet yang mengandung 32% protein dan beragam pakan hidup berupa ikan mas, udang, atau potongan daging dan kepiting kecil. Pakan diberikan dengan ukuran sekitar 2 persen dari berat tubuh ikan setiap hari dengan dibagi menjadi 2 kali pemberian pakan pada pagi dan sore hari. Musim kawin ikan ini biasanya terjadi pada bulan Juli dan Desember.

10. Merawat Ikan Arwana 

Ikan yang telah matang kelaminnya berumur 4 tahun dengan panjang tubuh sekitar 45-60 cm. Perbedaan jenis kelamin baru bisa diketahui saat arwana berumur 3-4 tahun. Perbedaan kelamin dapat dilihat dari ukuran tubuh dan ukuran rongga mulut. Ikan jantan lebih mudah dikenali dari bentuk dan tingkahnya. Jika Anda melihat ada ikan yang tidak mau makan itu berarti ikan jantan karena dia sedang menjaga anaknya dalam mulutnya.

 

 

(Sumber : ilmubudidaya.com )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Main Menu